Bayang-bayang

Kamu adalah bayang-bayang, yang datang tanpa disangka ketika terang cinta mengintip di antara daun-daun hari.

Kamu adalah bayang-bayang, yang akan pergi seiring perarakan awan di langit hatiku. Kenapa harus secepat itu harapku menguap jadi ragu?

Kamu adalah bayang-bayang, tak berjejak, tak berawal, tak berakhir. Kamu ada menemani seperti oksigen yang tak berhenti mengaliri, kamu ada di setiap tetes mimpi yang tak selesai di embun pagi, kamu ada di setiap kata yang dipanjatkan ke surga di bawah lampu lima watt yang diributi kunang-kunang.

Kamu adalah bayang-bayang, siluet hitam yang jadi hantu di tiap langkah.

Yang dicinta,
yang didamba,
tapi tak pernah bisa lebih dari sekedar imajinasi dua dimensi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s