Sampah

Kamu tahu? Cintaku bahkan tak punya cukup tenaga untuk menangisimu. Dan segala perasaan ini menumpuk, seperti sampah yang membusuki dan menyesaki hati, tak tahu harus disalurkan ke mana. Yang aku tahu cuma, aku bangun dua puluh jam hari ini memikirkan kamu, aku, serta jejak dan jarak di antara kita. Dua puluh jam, Sayang, 5/6 hidupku, 83 persen hariku, habis untuk mendefinisikan ulang konsep ‘kita’.

Mataku masih menolak menutup, dan aku ingin meledak rasanya. Meluruh jadi molekul tak bernyawa apalagi berupa. Jadi bintang jatuh yang kebetulan lewat di bingkai jendelamu. Atau tetap jadi udara di sekelilingmu, seperti saat ini. Tak berwujud walau selalu ada, siap sedia diangkut jadi satu hela napas. Tanpa perlu kamu lihat, tanpa perlu kamu rasa, tanpa pernah kamu sadari.

Iklan

4 thoughts on “Sampah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s