Hatiku

Hatiku adalah penjara bagi rasa-rasa yang tak kenal putus asa. Kamu termasuk di dalamnya. Kalau saja bisa kuajukan banding ke otak, biar kamu mendapat amnesti setiap Tujuh Belasan, Hari Pahlawan, Hari Pancasila atau apalah saja. Yang penting kamu cepat pergi.

Hatiku adalah ruang gerilya bawah tanah dengan serdadu yang tak kenal lelah. Saat aku berserah, dia maju perang. Saat aku cuma ingin menghabiskan cinta yang telanjur distok untukmu, ia datangkan lagi satu kontainer secara gelap. Saat aku ingin berpaling, dia selalu memasang barikade dengan satu alasan pamungkas: kalau kamu mendadak pergi, dia akan tahu perasaanmu, menduga alasanmu. Kamu yakin mau pergi?

Hatiku. Sindikat paling asing dalam tubuhku, teroris paling mutakhir bagi jiwaku, musuh dalam selimut kulitku.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s