Maaf

Suatu hari, cinta ini akan sampai padamu, apapun caranya. Mungkin bukan dengan cara yang kuingini. Tapi dia akan tiba, lebih dari sekedar singgah. Menggenangi relung hatimu, merasuk ke sumsum jiwamu.

Aku percaya tak ada di dunia ini yang mubazir, dan tak ada di bawah langit yang tak terhisap pusaran hidup. Begitu juga cinta, rindu, harap, angan. Aku tak pernah tahu siapa yang harusnya datang membawakan cinta untukmu. Hanya saja kebetulan cinta ini terdeteksi dalam jangkauan hatiku, dan tanpa filter apapun, kuterima ia mentah-mentah. Kubiarkan menyesaki akal, mendiktator hati. Kusandera dia dalam hati mungil yang tak sebenarnya tak muat.

Seandainya waktu itu aku sedikit lebih tuli, seandainya waktu itu mataku sedikit lebih buta, mungkin cinta ini hanya akan melintas di langit biru tanpa pernah kusentuh. Tanpa pernah jatuh ke atas hatiku. Entah ada apa di hari itu, Sayang. Mungkin aku terlalu senggang dan iseng bermain dengan kepekaan. Atau tanganku iseng main ketapel dengan rasa-rasa yang seliweran di angkasa. Lalu kamu terpaksa jadi korban.

Dalam ratusan hari yang pergi, jutaan waktu yang berlalu, kuyakin ada yang kauingini untuk bersamamu. Namun kalian tak berdaya, karena paket cinta yang harusnya dia bawa kepadamu, tak kunjung tiba. Tersesat dalam jaringan pos yang rumit, tertambat di satu hati bagai layangan yang tersangkut di dahan jati. Setengah mati kalian cari keping itu di angkasa, menelaah tiap inci udara, namun teka-teki itu tak pernah utuh dan cuma tanya yang muncul.

Maafkan aku, yang telah menyandera cinta yang harusnya tak kumiliki. Maafkan aku, yang terus berharap bahwa kamulah yang akan datang membawa cintaku. Maafkan aku, yang tak berani membebaskan cinta tanpa jaminan, ataupun mengembalikannya padamu untuk kautitipkan pada siapa saja yang kau mau. Maafkan aku yang justru menukar cinta dengan obsesi, melayangkannya dan berharap ia akan meringkusmu suatu hari.

Aku tidak akan lagi minta pada surga agar kamu datang ke sini. Kamu akan tetap jadi manusia dengan mata terindah yang kutahu, kamu akan tetap jadi sapaan yang ditunggu di tiap 24 jam yang berulang. Tapi akan kubiarkan rasa ini menguap bersama cinta yang diterbangkan bebas, dan semoga kali ini ia ditangkap oleh tangan yang tepat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s