Detik

Detik ini, sehelai daun akan gugur. Detik ini, bumi berotasi sekitar empat ratus meter. Detik ini, orang yang kamu cinta tengah kebingungan dengan pekerjaannya. Detik ini, seorang bayi bertandang dan seorang tua berpulang. Detik ini, sebutir tangis kembali ke pertiwi dan sebutir lain menggabungkan diri dengan awan. Detik ini, kamu masih menunggui dia yang tak datang, sama seperti detik-detik lain yang tak pernah ia sentuh hingga akhirnya berdebu.

Detik tadi, relakan pergi. Saat ini, sambutlah satu detik baru lagi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s