Yang Mencintaimu

Pertemuan kita pertama kali tak sedramatis dua pasang mata yang saling mengadu. Kamu lewat dengan mata sembab, yang kalau ditilas balik, konon katanya disebabkan oleh cinta yang gagal.

Kuputuskan menjatuhkan cinta di pintu hatimu.

Waktu berlalu dan aku belajar mengenalmu. Mengagumi kelebihanmu, menimbang-nimbang kekuranganmu.

Aku mencintaimu.

Kubiarkan rakit rapuh ini mengarung jeram. Tertiba aku di arus terderas, memaksaku tergila-gila. Memikirkanmu adalah alih-alih napasku, merindukanmu menikam hati lewat detak jantung.

Aku makin mencintaimu.

Rakitku terbalik, cintaku tak pernah kaubawa kembali, tapi berenang ke tepian bukan pilihan. Kubiarkan diri lemah tak berdaya, seturut arus menuju muara. Kuselami dalam lautan, kucari ganti di tengah pilihan.

Tapi aku cuma mencintaimu.

Kusadari cintaku berganti seiring derap hari. Tak ada jeram sederas hulu, tak ada lagi degup jantung yang terlalu saat menatap matamu. Yang ada tinggal rasa nyaman, perasaan tak ingin pergi, saat kau di sisi.

Habis sudah mimpi yang menyayat hati, walau rasa kagum tetap enggan pergi. Seklise kedengarannya, senonsens pengucapannya, kurasa aku sekarang memahami makna klausa “bahagiamu, bahagiaku juga”. Sinar matamu saat kau tersenyum membuatku tersenyum dua kali lebih lebar, air mata di pelupuk matamu membuatku menangis dua kali lebih keras, sakitmu akan membunuhku dua kali lipat. Bersamamu, tak peduli apa statusku, adalah lebih dari cukup.

Aku, yang mencintaimu.

Iklan

4 thoughts on “Yang Mencintaimu

  1. cinta itu memang sering menyakitkan,
    Luka karena cinta terasa lebih pedih, tetapi cinta selalu di damba sehingga tidaklah salah bila ada yang mengatakan bahwa ada neraka tersembunyi dibalik indahnya cinta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s