Untuk @rrdk_ – 30 Hari Menulis Surat Cinta #4

Aku adalah yang mengintip malu-malu di balik ingatanmu.

Kamu datang layaknya kilat. Menyala terang, mengurai langit yang pekat. Menyambar pasang-pasang mata yang sekalipun tak sadar. Kamu tak enggan tampil berbeda walau harus mempertaruhkan nama. Kamu tak memutus asa juang walaupun harus kekeringan air mata. Mencari kabar tentangmu adalah membuka kotak pandora: kejutan apa lagi yang kamu buat?

Lama aku kehilangan jejakmu, hingga pusaran kata menyeret kita ke media yang sama. Namun aku tak sebanding untuk mampu bersanding, apalagi bersaing. Tinta putih di atas layar hitam kausuguhkan, cinta putih di atas kekaguman kautumbuhkan. Aku mengagumi caramu membongkar pasang aksara. Aku mengagumi caramu memaknai cinta, terutama menghidupinya.

Tetaplah di sana, menulis dengan jemarimu yang lincah. Biarkan tulisanmu tetap jadi kilat yang menyambar gemetarku. Dan biarkan aku tetap menjadi kilat di ingatanmu, yang hinggap cuma sekejap.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s