Pergilah Sayang – 30 Hari Menulis Surat Cinta #24

Mimpiku cuma satu: mewujudkan mimpimu.

Aku adalah manusia paling subjektif di dunia untuk hal-hal yang berkaitan denganmu. Tak ada yang lebih kuhindari dari air matamu, tak ada yang lebih kucari dari tawamu. Sayang aku bukan tukang sulap, juga tak punya topi hitam.

Lima tahun lalu kulepas kepergianmu. Cuma butuh satu detik untukmu membalikkan badan menjauh, tapi butuh jutaan untuk menambal sedihku. Meskipun aku tahu sejak dulu, suatu hari kamu pasti memilih dan itulah bagaimana hidup harus mengalir. Namun tetap aku kelimpungan tanpamu.

Tetapi mimpiku, adalah mewujudkan mimpimu. Pergilah, jendela sebesar apapun takkan bisa menampung seluruh pandang yang ditawarkan bumi. Melangkahlah keluar, lihatlah kemegahan yang berlipat ganda dari dunia sempit yang mampu kuberikan. Kupastikan kamarmu tetap sama seperti saat kamu meninggalkannya, agar bangunan mungil ini selalu menjadi rumah bagimu.

Salam sayang,
Ibu

Iklan

One thought on “Pergilah Sayang – 30 Hari Menulis Surat Cinta #24

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s