Surat

Salam hangat,
Kami hanya ingin mengabarkan keadaan kami di sini. Ruang ini makin sesak. Bahkan lorong-lorong yang dulu lenggang kini seperti menyempit. Hawa sehari-hari sangatlah pengap dan beberapa kali kami bahkan merasa kehabisan oksigen untuk bernapas.

Kami menulis surat ini karena kami tahu Anda memiliki kuasa penuh untuk membebaskan kami. Jujur, kami cukup menyayangkan keputusan Anda yang justru menambahkan semakin banyak anggota ke dimensi yang terbatas ini.

Kami memutuskan untuk tidak lagi mempertanyakan dasar penahanan kami di sini, meskipun kami masih yakin tak bersalah. Kami berjanji tidak akan menuntut balik saat dibebaskan.

Dan bila Anda belum bermurah hati untuk mengizinkan semua dari kami menikmati udara bebas, kami ingin mengajukan sebuah petisi. Ada seorang dari kami yang suka berulah, berkeluh-kesah, dan meneror kami seolah kami ada di sini karena kami pengecut sejati. Lelah kami berusaha meyakinkan dia bahwa kami pun sangat ingin bebas, bahwa bukan cuma dia yang menderita, bahwa terkurung di sini murni bukan kehendak kami. Teman kami ini bernama Cinta.

Sekian dulu surat kami kali ini. Kami sungguh berharap Anda berkenan mengabulkan permohonan kami. Atas waktu dan kerja sama Anda, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

Kata-kata yang tak terucapkan di relung hati

(gambar diambil dari deviantart)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s