Hari ke-18: Hantu

lampu

Karena terkadang, menjadi tahu akan sesuatu menjadikannya hantu. Bagaimana logikanya, ketika pengetahuan berarti jawab, terang akan sebuah masalah, namun justru jadi hantu? Bukankah harusnya ketidaktahuan adalah gelap yang lebih menakutkan? Aku tak mengerti.

Dan kamu tetap memilih membiarkan tanya menggantung di udara. Menguap terbungkus karbon dioksida.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s