Hari ke-25: Seolah

Tidakkah itu lucu bahwa kata-kata tak pernah lupa mampir saat kamu tak membutuhkan mereka, namun selalu hilang ketika kamu paling ingin berbicara?

Tidakkah itu lucu bahwa hitungan hari bisa begitu lambat dan cepat pada waktu yang bersamaan, jika diukur dari frekuensi kita bertemu dan total waktu yang kita habiskan untuk sungguhan berdua?

Tidakkah itu lucu bahwa ada dua kamu untukku: satu yang ada di pikiranku, tak pernah lupa muncul di tidur, di bangun, di siang, di malam, di seperempat menit setengah kesadaran antara dua mimpi yang tak bertautan?

 

Tidakkah itu lucu bahwa kamu datang seolah-olah tepat waktu, tapi tak pernah tepat untukku?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s